Cinta adalah melihat apa yang baik dan indah dalam segala sesuatu. Mencintai adalah belajar dari segala sesuatu, melihat anugerah Allah dan kemurahan Allah dalam segala sesuatunya. Mencintai adalah mensyukuri segala rahmat Allah.
( Syekh Muzaffir )
HARUM melati menghambur di rumah kayu.
Pagi yang cerah. Cericit burung di pepohonan membuka hari. Daun- daun bergerak perlahan saat angin dingin menyapa.
Dee baru saja memetik kembang- kembang melati yang bermekaran di halaman rumah kayu dan membaginya dalam beberapa wadah yang ditaruhnya di ruangan- ruangan di dalam rumah.
Dia mengucap syukur dalam hati untuk satu lagi hari baru yang dibuka dengan keindahan.
Satu hari baru menjelang bulan puasa.
Bulan puasa yang dirindu. Dinanti.
Bulan untuk makin mendekatkan jiwa pada Illahi. Bulan untuk membersihkan diri. Membersihkan hati.
Bulan yang
Dee tersenyum dalam hati.
Bulan yang penuh keindahan dan kehangatan.
Ketika keluarga- keluarga berkumpul pada dini hari untuk sahur.
Ketika keharuman pandan dalam kuah kolak menanti di petang hari.
Ketika anak- anak kecil menatap jarum jam yang bergerak dan menghitung detik demi detik, menahan keinginan untuk segera menyendok es buah yang menanti di atas meja.
Ketika keakraban dan semangat berbagi ada bahkan pada orang- orang yang tak saling mengenal di banyak sore saat orang- orang yang belum tiba di rumah terpaksa berbuka dalam perjalanan. Dan betapa indahnya melihat, misalnya, di dalam kereta api begitu banyak orang yang pulang dari kantor saling tersenyum pada sekitar, mengucapkan selamat berbuka puasa dan menawarkan bekal masing- masing pada sebelah menyebelah ketika saat berbuka tiba.
Ketika
Dan hati Dee tiba- tiba sedih.
Ketika
Ada banyak orang yang membuka hari di bulan puasa dengan cobaan.
Seperti Ratih dan Shakti yang baru saja kehilangan rumahnya karena kebakaran.
Seperti
Dee teringat pada apa yang pernah dilihatnya. Rumah- rumah, sekolah, pasar, mesjid yang terendam lumpur dan hanya pucuk atapnya yang terlihat. Telah beberapa tahun orang- orang yang dulu riang tertawa di rumah- rumah mereka di area ini melewatkan bulan puasa dengan keprihatinan.
Dan orang- orang yang sedang sakit, atau keluarga dan orang- orang yang dicintainya terbaring sakit.
Dee menghela nafas.
Ah
Bagaimanapun, dia percaya bahwa dalam setiap kesenangan, dalam setiap kesulitan, selalu ada kebaikan. Ada banyak kesulitan yang memberikan pelajaran. Ada banyak ujian yang mendewasakan.
Harum melati terhirup oleh penciuman.
Dee tersenyum kembali. Melati adalah salah satu bunga kecintaannya. Dia menyukai bentuk dan warnanya yang sederhana. Dia menyukai keharumannya.
Dan
Hatinya turut tersenyum. Mengucapkan selamat datang pada bulan Ramadhan
p.s.
Kami semua di rumah kayu mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi teman- teman yang menjalankan puasa. Mohon dimaafkan lahir dan batin atas semua kesalahan.
Salam hangat dari Kuti, Dee dan Pradipta…







mohon maaf lahir batin juga…
hmmm.. sesuatu akan indah pada akhirnya..
Selamat menunaikan ibadah puasa ya
Selamat menjalankan ibadah puasa juga ya, maaf lahir dan batin…

Saya suka kalimat : Ada banyak ujian yang mendewasakan…
Semoga ujian-ujian yg menghampiri kita selama ini, akan menambah kedewasaan
Salam hangat buat seluruh penghuni rumahkayu…
Buat Mba Dee’, Mas Kuti dan si kecil Pradipta, aku mau mengucapkan mohon maaf lahir dan bathin, atas segala kesalahan yang telah aku lakukan…
Mba Dee, kuti dan Pradipta…
aku minta maaf atas kesalahan sikap dan kata.
Semoga dengan hati dan jiwa yang tulus kita bisa menjalankan amal ibadah puasa kita dibulan yg suci ini. Amien ..
mohon maaf lahir bathin yah …
Kepada penghuni rumah kayu, maaf lahir batin, selamat menunaikan ibadah puasa.
Hmm…..seperti biasa, jika singgah kesini enggan untuk beranjak, mampir nih sekali lagi mohon maaf lahir bathin ya
Selamat menunaikan ibadah shaum 1430 H
Selamat menyambut bulan suci penuh berkah…
Mohon maaf lahir & bathin ya Mba…
met puasa buat semua….
Mohon maaf lahir bathin…
Assalamu ‘Alaikum Wr. Wb,
Barangkali banyak khilaf dalam menulis dan berkomentar, izinkan hamba yang hina ini mengharaf maaf, Minal Aidzin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin. Selamat Menunaikan Ibadah Puasa, Semoga Kita Semua diberi kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan setiap PerintahNya, Amiin…
Sahabat! Jika berkenan, sudilah kiranya menempatkan nama Rusli Zainal Sang Visioner di bagian Blogroll blog Sahabat, setidaknya sampai 12 sept sahaja. Keikhlasan bantuan BACKLINK dari sahabat amat sangatlah berarti bagi saya, tiada yang dapat yang berikan sebagai gantinya, kecuali Backlink balik dan Do’a Jazakumullahu Khoirol Jaza’ wa Syukroon Katsiron ‘ala Nushrikum.
Wassalamu ‘Alaikum Wr. Wb
selamat menjalankan ibadah puasa yahhhh
Cintaaa.. kau datang dan suatu saat harus pergi ? begitu seterusnya ?
marhaban ya ramadhan….mohon maaf lahir dan bathin…
i..waw….
mohon maaf lahir bathin ya dee…
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa…
kebetulan mampir, mohon maaf lahir batin dan selamat berpuasa
selamat datang bulan yang mulia, Ramadhan…
semoga kita semua bisa memperoleh manfaat dari bulan yang luar biasa ini. Amin..
ok.. selamat berpuasa
puisi yang sangat indah.
salam cinta dari penikmat puisi
selamat menunaikan ibadah puasa untuk penghuni rumah kayu. maaf lahir batin yaaa….
mohon maaf lahir dan batin ya … ^_^
have a great Ramadhan..
nice blog:)
met menjalankan ibadah puasa juga
sebuah keluarga, setebal apapun perbedaannya. akhirnya akan tetap mencair dalam cinta. Cintalah yang membuat kita mau saling memaafkan.
salam utk ratih & shakti, rumahkayu agar tetap teguh dalam duka maupun suka
selamat menunaikan ibadah puasa, mohon maap lahir bathin
selamat datang, cinta.. selamat datang, rasa syukur
Ramadhan yg indah, semoga membuka jiwa, membasuh hati. seolah tercium melati ke sini. my fav, too. met puasa ya Dee.
Semoga, Romadhon ini adalah awal kita menjadi pribadi yang lebih baik, baik di hadapan-NYA maupun dalam pergaulan sesama manusia. Amiin…
Salam kenal.. Slamat menunaikan ibadah puasa mhon ma’af lahr batin..:-)
papadanmama mengucapkan ’selamat menunaikan ibadah puasa’ tuk dee & kuti, salam