Angin lembut menyapa di suatu petang yang hangat.
DEE dan Kuti duduk di teras. Mereka sudah selesai mandi dan membersihkan diri setelah tadi bersama- sama membereskan tanaman di halaman di rumah kayu. Pradipta juga ada di sana, sibuk menggambar awan- awan yang berwarna merah.
Dee memandang berkeliling dan merasa senang sekali. Halaman mereka rapi kini. Daun- daun yang menguning, ranting- ranting yang mengering telah dibuang. Bonsai di beberapa bagian halaman telah pula dipangkas rapi. Dan ada beragam bunga yang sedang mekar di halaman mereka.
yang terdengar suara Dee, Tentang ngeblog yang seperti menanam bunga tadi
Kuti menatap istrinya, menanti apa yang akan dikatakannya
Masih ingat tidak, ketika kita dulu bersepakat membuat blog bersama, kita membicarakan konsep blog kita Ketika itu kita berharap bahwa blog kita dapat dinikmati bukan hanya oleh kita sendiri, tapi juga oleh banyak orang lain Sama seperti bunga- bunga yang kita tanam ini, bunga- bunga ini memang menghiasi dan membuat rumah dan halaman kita indah, tapi selain untuk kita sendiri, mudah- mudahan dengan kita menanami bunga, pohon serta merawat halaman kita ini, kita juga membuat lingkungan sekitar rumah kita jadi lebih indah dan asri. Begitu juga harapan kita terhadap blog kita. Kita ingin berbagi apa yang menurut kita baik dan indah. Dan mudah- mudahan apa yang kita bagi itu dapat bermanfaat bagi sekitar kata Dee.
Kuti mengangguk.
Ya Dee, jawab suaminya, Selain bunga yang menghiasi, juga setiap pohon besar yang kita tanam di rumah ini mudah- mudahan juga berguna bagi sekitar. Pepohonan yang ditanam di halaman rumah kita, ketika membersihkan dan menyaring udara, akan bermanfaat tidak hanya bagi kita, tapi bagi lingkungan sekitar juga Dan ketika pepohonan itu berbuah, buahnyapun tak hanya kita nikmati sendiri. Kita selalu merasa lebih senang ketika dapat berbagi buah- buah tersebut dengan para tetangga dan kerabat, bukan ?
Kali ini, Dee yang mengangguk menyepakati apa yang dikatakan suaminya.
Ya, aku setuju Bunga dan pepohonan, selain dapat dinikmati oleh orang yang menanam, juga tentu harapannya dapat dinikmati oleh banyak orang lain. Bahkan pepohonan yang berumur panjang mungkin baru akan tampak keindahan atau terasa manfaatnya kelak, berpuluh tahun kemudian sejak pertama kali ditanam Walau
Dee terdiam sejenak.
Walau apa? tanya suaminya
Walau tentu tidak pula semua orang menyukai bunga- bunga atau pepohonan yang kita tanam, ya? Seperti juga tak semua orang menyukai apa yang kita tulis dalam blog kita
Kuti tersenyum.
Tak apa Dee, kata suaminya, Yang penting niat kita baik. Bahwa tak semua orang menyukai, atau bahkan ada yang tak dapat memahami niat baik itu, itu biasa Selera orang berbeda- beda, pemahaman orang terhadap segala sesuatu juga berbeda. Jadi jika adakalanya apa yang ditulis di blog kita dipandang atau dipahami dengan cara yang berbeda, kita harus dapat menerima itu Keindahan bagi tiap orang memang dipahami dengan cara yang berbeda
Iya sih, jawab Dee, Paling sedikit aku senang bahwa seperti juga halaman rumah kita yang kita tanami beragam bunga, kita juga selama ini menulis beragam topik di dalam blog kita. Mudah- mudahan saja, dengan keberagaman topik itu, akan banyak orang juga yang bisa menikmati blog kita ya ? Dan
Dan apa ? tanya Kuti
Dan mudah- mudahan saja blog kita akan bisa menjadi blog yang bagus seperti yang dikatakan kawan kita Wita dalam komentarnya. Wita kemarin mengatakan bahwa tulisan- tulisan dalam blog yang baik akan dapat menginspirasi, mengingatkan, membuka wawasan, menajamkan nurani dan membawa berjuta kebaikan lain… Betapa senangnya jika blog kita juga bisa begitu ya
Kuti mengangguk. Ya Dee, itu akan sangat menyenangkan. Blog yang baik akan membawa manfaat baik bagi pemilik blog tersebut maupun sekitarnya. Kita akan terus berusaha bersama agar blog kita dapat seperti itu, kan? Mudah- mudahan sedikit- sedikit kita sudah melangkah ke sana selama ini. Dan semoga ke depan kita bisa membuat blog kita menjadi lebih baik lagi
Dee mengangguk menatap suaminya sambil tersenyum. Sang suami membalas senyum itu. Keduanya berpandangan sambil saling tersenyum dengan hati yang hangat, sehangat udara di petang hari itu…
p.s. i love you
** gambar diambil dari: http://www.art.com **








setelah berbunga maka berbuah. dan buahnya akan menjadi benih yang akan menumbuhkan bunga lagi… **gitu ya?
p.s. eeehhhhhhh… ada eyaaannngggggg… horeee…
d.~
waduh, koq hilang lama sekali eyang… kemana ajaaaaaaaaaa ?
+ saya suka posting ini, perkenalkan saya Agus Suhanto
wahahah… postingannya masih tentang bunga dan pohon. tentang buah dan biji kapan yakk..hehehe *bingung mo komen apa lagi..
he he… besok ganti topik deh…
d.~
Persamaannya pas banget…
Menanam bunga atau membuat blog, memang tergantung niat. Baik atau buruk, adalah pilihan sang pembuat.
Bila ada yg memandang negatif bunga atau posting yg semula dimaksudkan u/ berbagi, rasanya itu sudah diluar konteks ya…hehehe
Semoga rumahkayu bisa selalu menjadi inspirasi bagi banyak orang, banyak kalangan…eh, kalo buat saya mah sudah pasti dan terbukti
Iya… he he he… seperti yang Irma bilang… kalau kita nulis yang jelek- jelek, nanti dicontoh, gimana dong ?
Juga, niat kan cuma kita yang tau… kalau dipahami lain, ya wis ben waelah…
d.~
memang identik kok ..ingat jaman masih muda, suka nyolong kembang dari balik pagar,untuk diberikan ke calon pacar .. sekarang, suka ambil kata2 bagus dari blog sahabat,untuk digombalin ke calon pacar xixixi ..
hayah… nyolong kembang ??!!!!
d.~
dan btw… he he… ‘calon pacar’? tim sukses masih jalan terus?
Betul banget mba, mas he..he…takutnya yg nulis posting ini salah satunya
Kita menyampaikan niat baik yang bisa saja diterima pengunjung blog dengan berbeda opini dan pendapat tetapi semua harus bisa disikapi dengan tetap kita tampung semua opini itu namun keputusan dan prinsip tetap ada pada diri kita dan niat baik kita ya kan mba, mas
iya mbak anny, setuju… kalau sudah nulis ya opini tentu opini pribadi… jadi bisa subyektif, walau kita juga sebisa-bisanya bersikap obyektif dan bisa mengikuti aturan umum penulisan. yang penting mah nggak merugikan orang, nggak bikin berita- berita negatif yang tak bisa dijelaskan dengan fakta atau tak bisa dikonfirmasi, juga nggak ngusik2 hidup orang tanpa dikehendaki orang tersebut sebab mungkin akan ada pihak yang terganggu dengan hal tersebut… gitu kalau menurut pendapat aku siiihhh…
btw, tadi aku ngakak dulu lihat mbak anny sekarang “jaga2″ dengan menyebutkan mbak, mas… ha ha ha… yang nulis posting ini memang “salah satu”… tebak hayoooo… kali ini yg mana, mbak atau mas? ha ha ha
makasih ya mbak anny, udah mampir lagi ke sini. senang melihat mbak anny datang lagi… d.~
Komentar lagi ah…
Saya udah baca komentarnya Wita, wah, seandainya semua komentator seperti itu…hehehe
Bukannya pembuat posting selalu ingin dipuji, tapi setiap orang seharusnya dihargai. Begitu juga pembuat posting yang sudah dg susah payah dan sungguh-sungguh ingin berbagi dan mengeluarkan isi hati…ups, jadi curhat!
Tapi memang seperti ditulis di rumahkayu, apapun yg kita lakukan, niat baik hanya Tuhan yang tahu, begitu pula niat jelek pada saat membuat posting.
Btw, selamat menanam dan merawat apapun buat rumahkayu, semoga semuanya tumbuh subur, menginspirasi, menajamkan nurani dan menambah wawasan…
I like this blog very much
he he, makasih… kita juga senang bintangtimur
d.~
yup. sepakat,,,,memposting harus bagus. meski bagus itu juga macam-macam. kalau mba dee mengibaratkan dengan menanam bunga…
aku tak me”laksana” kan ngeblog itu menanam tanaman herbal.
pepohonan perdu yang kadang tak ada bunganya dan jelek . hanya orang-orang tertentu saja yang mengerti kekerenan perdu itu karena mereka membutuhkan …
ha ha ha
(* pisssssssssssssss….
kata temen, biarkan tulisan yang menemukan pembacanya
he he… selain perdu, bunga liar dan daunilalang juga bagus
btw… aku suka ini : biarkan tulisan yang menemukan pembacanya… bener banget deh… makasih ya… d.~
i….waw…
mudah2an delonelybie bisa mengikuti jejak rumah kayu…
to be a better man…
siiip… menjadi lebih baik setiap saat ya bie…
d.~
uhhh, suka ama paragraf terakhir
saling berpandangan sambil tersenyum dengan hati yang hangat? ha ha ha
d.~
kira2 blog gw bisa jadi bunga dan pepohonan juga ga yahh??
he he he… setelah itu, jadi taman bunga, atau hutan?
d.~
Akuuur. Blog kita bertujuan agar dapat dinikmati dan bermanfaat bagi orang2 yg singgah di sana.
Salam.
iya… saling berbagi dan mudah2an berbagi kebaikan
salam kembali. d.~
posting yang (seperti biasa sangat) bagus ..
komentar yang (seperti biasa sangat) generous… he he he…
apa kabar, sigit? salam buat keluarga ya… d.~
kapan bukunya terbit? gak sabar nunggunya nih
he he he… samaaaa… kita juga (sebetulnya) udah ngga sabar
d.~
Insya Allah sebentar lagi mas… maklumlah newbie… jalannya pelan-pelaaannnn…
hai, saya pendatang baru di blogdetik.
saya suka dengan konsep rumah kayu ini. salut!
sempetin mampir ya.
salam,
kalasenja
makasih…
ya, nanti kita mampir deh… salam. d.~
Kadang memang niat baik itu ada yang tidak suka, kadang juga tidak suka karena tidak cocok, tapi juga ada yang tidak suka karena iri.
sebenernya kan yang seperti itu tidak mengganggu. kan jadinya indah dan enak di pandang!
selamat berusaha.. jadi kepikiran buat koleksi bunga di rumah.
makasih ya..
Iklan Gratis
koleksi bunga, dan… koleksi blog juga ngga? he he he…
makasih sudah mampir ya… d.~
Mas n mbak…koleksi ‘bunga/tnman’ di 2 ‘kebun’ lain ditambah jg dong…biar smua jd indah..ga cm kebun yg ini,hehe…
he he he… iya deera… makasih usulannya, diperhatikan deh. kendalanya memang keterbatasan kapasitas dan waktu, jadi mesti dibuat prioritas…
salam !