13 Responses to “Surat untuk Anakku”

  1. sandalilang says:

    love it very much…

    Tolong sampaikan ucapan selamat kami di Batam untuknya. Semoga anak kami nanti bisa mengikuti jejak “kakak”nya :)

    Makasih, Sigit. Ucapan selamat akan disampaikan. Dan, iya.. semoga kelak Rani akan mengikuti jejak yang sama serupa ini, ya…

  2. inayati utami says:

    Bagus banget tulisan_nya…mantabz.

    Terimakasih :)

  3. Putinya mau masuk kuliah nih, selamat ya buat putrinya ..
    Memang yah, kebahagiaan seorang ibu adalah melihat anaknya bahagia dan bisa meraih impiannya
    ..

    He he, iya, begitulah. Terimakasih, ya :)

  4. mechta says:

    ah….terharu…
    turut bahagia, mbak… titip selamat buat ananda..semoga Allah SWT senantiasa merahmati tiap langkahnya dalam meraih kesuksesan :)

    terimakasiiiihhh. terimakasih ucapan selamat dan doa- doanya, mechta..

  5. pandubaladewa says:

    aku terharu sekali dengan tulisan ini,,

    diriku tidak bisa merasakan sebuah kebahagiaan yang ibu alami. mudah-mudahan anak ibu menjadi anak yang berbakti dan sukses.

    Terimakasih banyak. Dan semoga suatu saat nanti kebahagiaan serupa juga menghampiri mas Pandu. Salam !

  6. Di balik anak yg hebat, slalu ada doa BESAR orang tua yg slalu menjaga dan memberikan smangat buat anaknya. Indahnya berbagi. :D

    Tut wuri handayani :) Terimakasih ya.

  7. Bang munthe says:

    Bgs surat nya, seperti nya ni ibu udah biasa nulis dimajalah ya?

    He he, sudah biasa nulis di blog, maksudnya ;) Makasih ya.

  8. rice2gold says:

    alhamdulillah, semoga cita-cita dunia dan akhiratnya diridhai dan diberkahi Allah SWT.

    Amin, terimakasih doa-nya yaaaa… :)

  9. jenal sobari says:

    sangat mengharukan.
    salam kenal

    terimakasih.salam kenal kembali :)

  10. terharu baca ini…salam buat anaknya ya mbak…saat dia baca ini pasti senang dan bangga sekali..

    terimakasih. salam disampaikan. dia sudah baca tulisan ini dan tampaknya memang senang dan bangga. terimakasih, ya :)

  11. BundaZaskia says:

    Bunda, tolong ajarkan kami untuk dapat menjadi orangtua seperti bunda yang dapat membimbing dan mengantarkan anaknya menjadi anak yang bermental juara.

    He he, kalau mengajarkan.. waduh, berat itu :) Kita sharing saja ya, sama- sama belajar :)

    Ada dua post yang di-link dari post “Surat untuk Anakku” ini, yaitu :

    http://rumahkayu.blogdetik.com/2011/04/09/aku-kapten-bagi-jiwaku-1/

    http://rumahkayu.blogdetik.com/2011/04/10/aku-kapten-bagi-jiwaku-2/

    Selain dua yang disebut di atas, di blog rumahkayu ini juga ada banyak tulisan yang menyangkut keluarga dan anak- anak, baik yang bentuknya fiksi maupun narasi. Mudah- mudahan bisa menjadi sumber inspirasi. Yang baiknya silahkan diambil, yang tidak baiknya ya ditinggalkan saja :) Salam hangat…

  12. iwan says:

    bagus sekali tulisannya, semoga anandanya senang sekali dan semoga sukses semuanya, amiiin

    terimakasih komentar dan doa-doanya, mas Iwan… salam…

  13. hes says:

    Duh, terharu dan agak ‘iri’ membacanya :) Alhamdulillah, semoga kami bisa membimbing putra putri kami juga bekerja keras mencapai cita-citanya.

    Makasih, Hes… Insya Allah, suatu saat nanti Hes akan merasakan kebahagiaan yang sama.. :) Membesarkan anak- anak memang bukan pekerjaan instan. Itu proses panjaaanngggg. Apa yang dicapai kelak, adalah apa yang ditanam hari ini :) d.~

Leave a Reply