11 Responses to “Ketika Sang Remaja Siap Meraih Cita ( dan Galaunya Hati Orang Tua )”

  1. artikel yang menarik.. sukses selalu

  2. Memang kekhawatiran seorang Ibu tiada dua nya. Meskipun kita udah dewasa pun, beliau tetap khawatir karna sampai kapanpun ia tetap menjaga kita mungkin sampai akhir hayatnya. I Love My Mother. Indahnya berbagi. :D

  3. R2G says:

    Aduh Cintya mandiri banget sih kamu, enggak seperti emaknya kalao pas benahi isi koper ;)

    Pada saatnya orangtua memang harus siap untuk “melepaskan” anak-anaknya meraih asa. Semoga kala saat itu tiba, tidak ada lagi keraguan yang menghambat “pergi”nya sang anak :)

  4. rahmiaziza says:

    Kadang anak suka ada yang merasa terganggu dengan sikap ortu yang ky gini yah, padahal maksud mereka kan baik, kalo kata Raditya Dika “Terlalu perhatiannya orangtua adalah gangguan terbaik yang pernah kita terima” :)
    Salam kenal :)

  5. nice post… artikel yang menarik… salam sukses

  6. lowongan kerja says:

    wah impian yang haru selalu dikejar dan diraih.

  7. arul says:

    Selamat, bagi Cintya, dan ku berharap purtaku 3 tahun yg akan datang jg bisa meraih prestasi tsb diterima di PS dan perguruan tinggi terkemuka, dan kami sbg orang tua bisa siap melepas keberangkatannya karena anak itu telah mandiri seperti Cintya…

  8. Aditya says:

    Membaca tulisan ini mengingatkan aku sebelum barangkat meninggalkan teman dan saudara… Tulisan yang bagus sekali.

  9. Mechta says:

    itulah saat orang tua merentang busur tuk melepaskan anak panah kesayangannya ya.. hehe…

  10. wisnu says:

    baca ini jadi teringat masa lalu….. (mau meneteskan air mata, malu masih di kantor)

  11. meiy says:

    seorang Ibu, antara mengeloni dan ingin anaknya mandiri hehe…lucu dan haru dee. aku aja sekarang udah kebayang gimana nanti kalo ufi kuliah jauh dariku. Sekarang2 udah sering ngingatin dia agar belajar banyak hal agar benar bisa mandiri. Tapi wiwit, eh Cintya kan asik, berada di tengah2 byk orang yg mencintailagunya bagus bgt.

Leave a Reply