Suatu senja di rumah kayu…
DEE dan Kuti sedang bertukar cerita dengan Prameswari dan Wirya, suaminya, yang sedang bertandang ke rumahkayu. Sementara itu, Pradipta dan Pratama duduk di ruang tengah rumah kayu sambil menonton televisi. Sementara itu si kembar Nareswara dan Nareswari berlarian sembari berceloteh riang di seputaran rumah.
Aku tadi menelepon kakak dan mengobrol sebentar, kata Dee pada Prameswari. Dia tampaknya senang ya, disana?
Prameswari mengangguk. Iya, dia menikmati sekali kegiatan- kegiatan di kampusnya itu
Tampak sekali dari suaranya yang riang, komentar Dee.
Dee tadi pagi menelepon Cintya, keponakannya yang dia sebut dengan panggilan kakak itu untuk mengucapkan selamat ulang tahun. Hari ini, Cintya berulang tahun ke-17.
Tidak terasa ya, sudah 17 tahun usianya, kata Dee.
Prameswari mengangguk. Iya, rasanya baru saja kemarin dia masih TK, sekarang ternyata dia sudah 17 tahun, sudah mahasiswa
Lalu Prameswari tiba- tiba tertawa.
Tau nggak Dee, kata Prameswari, Aku merencanakan sebuah kejutan untuknya yang ternyata.. gagal total.
Kejutan gagal total? Dee menanti tanpa bersuara. Ingin tahu apa cerita Prameswari selanjutnya.
Ceritanya, beberapa minggu yang lalu saat menengok kakak, aku sempat mampir ke sebuah toko bunga dan memesan bunga untuk dikirimkan pada kakak hari ini cerita Prameswari.
Lalu? tanya Dee
Nah mungkin karena sudah agak lama aku memesannya, tukang bunganya itu lupa karangan bunga ukuran mana yang aku pilih. Karenanya, dia menghubungi nomor telepon yang kutulis di alamat pengiriman. Dan
Dee tersenyum lebar, Dan nomor itu adalah nomor telepon rumah nenek? tebak Dee.
Prameswari mengangguk.
Cintya selama kuliah ini memang tinggal di rumah nenek- kakek, orang tua ayahnya yang kebetulan tinggal di kota yang sama dengan tempatnya kuliah.
Iya Dee, kata Prameswari, Yang paling parah, Cintya-lah yang mengangkat telepon tersebut sehingga dengan sendirinya dia tahu bahwa ada bunga yang kami pesan untuknya
Ha ha ha. Dee tertawa geli. Ada- ada saja.
Selain bunga, aku itu diam- diam juga memesan kue ulang tahun untuknya, kata Prameswari, Nenek tahu hal itu, aku beritahu saat kupesan bunga dan kue ulang tahun itu, hanya saja kubisiki juga Nenek bahwa Cintya tidak tahu aku memesan bunga serta kue itu, jadi kuminta Nenek merahasiakannya.
Dan nenek memang merahasiakan itu dari kakak, lanjut Prameswari, Sampai akhirnya kemarin tukang kembang itu menelepon ke rumah dan Cintya tahu bahwa kami memesan rangkaian bunga untuknya, Nenek akhirnya memutuskan untuk memberi tahu Cintya bahwa selain bunga, kami juga memesan kue untuknya
Haahhh? Dee tertawa makin lebar, Ya ampun, jadi kedua kejutannya baik bunga maupun kue, gagal? kata Dee.
Iya, Prameswari tersenyum geli. ” Padahal sudah kusimpan rapi kejutan itu beberapa minggu, eh terbongkar juga di saat terakhir…”
Dee balas tersenyum seraya berkata, Tapi tidak apa- apa koq. Aku yakin, walau tak lagi menjadi kejutan, Cintya tetap akan senang sekali menerima kiriman bunga dan kue ulang tahun itu. Dia tetap akan tahu bahwa semua itu dikirimkan atas nama cinta…”
Dee melihat Prameswari mengangguk dan tersenyum menyetujui apa yang dikatakannya. Dan seperti sudah seringkali terjadi sebelum ini, senyum itu diiringi dengan sedikit kilat berkaca- kaca di matanya. Kilat haru yang tak pelak lagi menunjukkan rasa kasih sayang yang sangat dalam.
Ah, kasih ibu memang akan selalu mengalir, tak perduli jarak membentang. Rasa kasih serta cinta yang begitu besar akan selalu dapat menjembatani kendala jarak dan terungkap dalam beragam cara. Termasuk dengan cara memberikan kejutan yang (akhirnya ternyata) gagal seperti yang baru saja diceritakan oleh Prameswari…
p.s. Dan ibu, bentuk dasar dari semua ciptaan di semesta ini, adalah jiwa yang abadi, penuh dengan cinta dan keindahan (Kahlil Gibran)
** gambar diambil dari: www.cakeswebake.com **








wah, titip selamat ultah buat ‘kakak’ ya? Semoga panjang umur dan sukses selalu, dalam cita dan cinta… (karena udah 17 tahun artinya udah boleh pacaran kan? hehehe)
ha ha ha, jahil banget
*keahlian bikin gadis2 remaja tersipu sipu belum hilang, ya?
*
selamat ulangtaun ya
kejutanya gagal hehehehe
he he he
meskipun kejutannya gagal, tapi pesan cintanya pasti tetep tersampaikan dengan baik ya..
ha ha ha..
Waa, ultah 17 kah? Selamaaat mba ‘kakak’
Semoga semua mimpi dan cita-cita tergapai yaa. Amin.
Niar suka banget sama nama pratama, entah suka ajah
Huaah kejutannya ketauan deh yaa
Oiyaa salam kenal dari Sidoarjo mbak dee
salam kenal yooo dari jakarta