Obat Batuk Tradisional

31 Aug 2013

Obat batuk tradisional…

SUATU pagi di rumah kayu. Dee berada di halaman saat itu, sedang memperhatikan sulur- sulur sirih yang tumbuh subur disana. Dia memilih- milih sebentar, lalu dipetiknya beberapa lembar daun sirih.

Sudah beberapa hari Dee batuk, dan dia memutuskan untuk mengatasinya dengan pengobatan yang alamiah, bukan kimiawi.

Daun- daun sirih yang baru saja dipetik dari halaman itu lalu dibawa ke dapur untuk dicuci dan direbus.

b8845446827628526c3879e0095c8ab8_sirih

Dee tadi memetik sekitar 20 lembar daun sirih yang setelah dicuci dimasukkannya ke dalam panci berisi 3 gelas air. Dia akan merebus daun sirih itu sampai air yang tersisa kira- kira sekitar 2 gelas saja.

Daun sirih, selain bisa menghentikan perdarahan — dan karenanya populer untuk menyumbat hidung saat mimisan — juga berguna untuk mengobati batuk karena dapat membantu mengeluarkan dahak .

Pada dasarnya, Dee percaya pada khasiat obat- obat tradisional. Bukan hanya sirih, kadangkala untuk mengobati batuk Dee juga mencoba cara lain, yakni dengan kencur.

Caranya, sepotong kencur yang besarnya kira- kira sebesar jari diparut lalu diberi dua sendok makan air. Air kencur ini kemudian disaring dan diperas. Ampasnya dibuang, sementara air perasannya diminum. Proses ini diulangi dua kali sehari.

Dari apa yang pernah dibaca Dee, kencur itu memiliki fungsi menghangatkan, memudahkan pengeluaran air dan angin dari tubuh serta mengencerkan dahak. Seperti juga sirih, kencur mengandung anti bakteri.

Pada hari yang lain, bukan sirih atau kencur yang digunakannya, tapi pucuk daun belimbing wuluh. Daun- daun itu dia rebus dan rebusannya diminum.

Dengan sadar, jika masih bisa, Dee memang lebih suka memilih cara- cara alamiah dan menghindari obat- obatan kimiawi untuk pengobatan. Obat kimiawi, bagaimanapun ada efek sampingnya. Apalagi, Dee bukan tak pernah mendengar tentang bagaimana para dokter mendapatkan komisi dari pabrik obat jika mereka meresepkan obat buatan pabrik itu.

Artinya, jika dokternya berfokus pada pendapatan secara materi, bisa saja dia meresepkan obat yang tak diperlukan, atau berlebihan jenis maupun dosisnya. Seharusnya hanya semacam, menjadi dua macam obat. Atau selayaknya hanya perlu obat yang ringan tapi diberi obat yang lebih keras, dengan melupakan fakta bahwa kesehatan ginjal akan bisa terpengaruhi karenanya.

Karena pertimbangan- pertimbangan itulah, Dee biasa mengatasi penyakit- penyakit ringan yang dialami sehari- hari dengan obat- obatan tradisional yang bahan- bahannya bisa dia temukan di halamannya sendiri.

Hmmm…

Air rebusan sirih sudah mendidih, supanya. Keharumannya meruap menyebarkan wangi ke sepenuh dapur. Dee mematikan kompor dan menuangkan air sirih ke dalam gelas yang diberinya beberapa potong gula batu. Dee akan meminum air sirih itu sejenak lagi saat airnya udah menjadi hangat.

Ah, pikir Dee, semoga saja batuk yang dideritanya ini segera sembuh…

p.s. i love you


TAGS obat batuk obat herbal tanaman obat ibat tradisional sirih kencur belimbing wuluh


-

Author

Follow Me