Rindu Kembali ke Tanah Suci

9 Jan 2014

Kini aku percaya. Sebab sudah dua kali mengalami.

DULU, sebelum aku berkesempatan mengunjungi Tanah Suci, sudah banyak kudengar cerita, bahwa sekali perah mengunjungi Tanah Suci, maka akan selalu muncul kerinduan dalam hati untuk kembali kesana lagi. Lagi. Dan lagi.

Dan itulah yang kini terasa mendesak- desak di dada.

Walau kali ini sudah aku prediksi, tetap saja rasa rindu itu melimpah ruah. Rindu yang terasa manis, tapi juga agak nyeri terasa. Rindu yang mencubit- cubit hati. Rindu yang menimbulkan rasa bahagia tapi sekaligus juga membuat mataku tergenang basah.

Rindu ingin kembali ke Tanah Suci. Ingin kembali berziarah ke Madinah. Kembali ke Mekkah.

Masjid Nabawi. Dok. pribadi

Masjid Nabawi. Dok. pribadi

Rasa ini, juga muncul semenjak dua tahun yang lalu. Setelah umrah yang pertama di tahun 2011, kerinduan semacam ini selalu ada di sudut hati. Tak pernah hilang.

Lalu kami berkesempatan lagi berangkat ke sana, menutup akhir tahun 2013 dan membuka tahun baru 2014 di Mekkah dengan beribadah umrah.

Alhamdulillah, rasa syukur itu begitu berlimpah.

Dan kemarin malam, kami telah kembali dengan selamat ke rumah.

Lalu, baru saja tiba, saat menyalakan televisi, saluran yang dicari adalah… saluran live dari Masjidil Haram. Begitu kemarin malam, begitu pula hari ini. Sudah beberapa kali dalam sehari saluran itulah yang dipilih di televisi kami.

Dan rindu itu menggigit- gigit lagi.

Duh, semoga Gusti Allah mengabulkan doa- doa yang kami panjatkan selama berada disana, agar kami semua diperkenankan untuk bisa kembali ke Tanah Suci…

p.s. Post ini merupakan tulisan ke-7 dari serangkaian tulisan catatan perjalanan ziarah ke Madinah dan ibadah umrah di Mekkah …


TAGS umrah mekkah mekah madinah masjid nabawi masjidil haram rindu kembali ke tanah suci


-

Author

Follow Me