Catatan Perjalanan: Gua Hira, Tempat Ayat Al Qur’an Turun Pertama Kali

10 Mar 2014

8899773addfd151c8b32547fd388062f_gua-hira5-blogdetik

Di tempat inilah ayat Al Qur’an pertama kali diturunkan. Di Gua Hira.

Kami mengunjungi tempat itu di sela-sela kegiatan kami berziarah dan beribadah umrah di Mekah.

Gua Hira, merupakan sebuah gua yang ada di gunung batu bernama Jabal Nur (Jabal al Nour - , The Mountain of Light). Dalam terjemahan bebas, Jabal sendiri berarti gunung, sementara Nur berarti cahaya.

fa571232c52c1af0bc21c3cf9d413c0c_gua-hira12-blogdetik

Terletak dalam jarak sekitar 5-6 KM dari Mekah, Gua Hira saat itu kami capai dengan menaiki kendaraan sejenis van dari depan hotel kami di dekat Masjidil Haram. Kami membayar 10 riyal per orang untuk diantarkan ke kaki gunung. Perjalanan tak memakan waktu lama. Seingatku, kurang dari setengah jam kami telah tiba di sana.

7097e8cb19d2d34ade6c38c8d37bd0c9_gua-hira6-blogdetik

Gua Hira sendiri merupakan sebuah celah sempit diantara bebatuan. Beberapa referensi menyebutkan bahwa ukurannya adalah sekitar 3,5 meter panjang dan 1,6 meter lebarnya.

d9c0d844a1fdeb4e65c9bd4f7a5a80eb_gua-hira-wikipedia

Dalam banyak riwayat disebutkan bahwa Rasulullah, Nabi Muhammad saw sering mengunjungi tempat ini melewatkan banyak waktunya di Gua Hira untuk bertafakur, merenung dan mencari ketenangan.

Di gua inilah wahyu pertama yang berupa ayat 1-5 surat Al Alaq disampaikan oleh Malaikat Jibril kepada Rasulullah.

Terjemahan kelima ayat ini berbunyi seperti ini:

1. Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan

2. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah

3. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Mulia

4. Yang mengajar (manusia) dengan pena

5. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.

Nabi Muhammad menerima wahyu ayat- ayat pertama ini saat berusia 40 tahun.

Ayat- ayat Al Qur’an sendiri secara lengkap diturunkan dalam rentang waktu 22 tahun 2 bulan 22 hari, atau sekitar 23 tahun. 13 tahun di Mekah, dan 10 tahun di Madinah, tempat dimana Masjid Nabawi kelak kemudian dibangun oleh Rasulullah. Di Madinah ini pula Rasulullah dimakamkan.

***

3d15de4e05f7f48b2bd7cf3ce35538a7_gua-hira4-blogdetik

Kembali pada cerita mengenai Gua Hira dan Jabal Nur, kondisi geografis tempat ini didominasi oleh bebatuan. Tak banyak tetumbuhan terlihat, hanya ada satu-dua jenis tanaman pendek tumbuh di sana-sini.

Jalan mendaki ke arah gua Hira sendiri ditunjukkan dengan jalan setapak di antara bebatuan.

849b286c2c6abc1aa0b55bb16d955017_gua-hira7-blogdetik

Untuk perjalanan pulang seusai mengunjungi tempat ini, ada banyak kendaraan tersedia, umumnya menawarkan untuk mengantar ke Masjidil Haram. Biayanya beragam, antara 5 sampai 10 riyal. Ketika itu, kami sendiri diminta membayar sebesar 5 riyal untuk perjalanan kembali ke Masjidil Haram.

70805706ef50621e7152ce9696ab8029_gua-hira-13-blogdetik

955f98ea30f199a645f0f0a98a6382cc_gua-hira9b-blogdetik

p.s. kecuali disebutkan lain, semua foto merupakan dokumentasi pribadi


TAGS gua hira catatan perjalanan wisata travel tanah suci mekah


-

Author

Follow Me