• 29

    Sep

    Keseimbangan Kerja dan Keluarga

    Suatu siang di sebuah kantin… DEE ada di sana, berdua berhadapan dengan seorang kawan yang duduk di seberang meja. Seorang kawan lama yang menghubunginya tadi dan mengajaknya bertemu saat makan siang. Jadwal hari ini kebetulan tak terlalu padat. Karenanya dengan gembira Dee mengiyakan tawaran untuk bertemu. Selalu menyenangkan untuk bertemu kawan lama seperti itu. Seperti biasa, pembicaraan dibuka dengan pertanyaan melompat-lompat ke beragam arah, termasuk urusan kantor. Dee memperhatikan kawan itu. Vinny namanya. Dulu pernah sekantor, kini tidak lagi. Mereka sama- sama telah pindah ke kantor lain. Vinny tampak agak lelah. Mukanya agak pucat dan lingkaran hitam tampak di bawah matanya. Dengan mudah Dee menduga bahwa dia sedang terlibat dalam pekerjaan yang sangat menyita wak
  • 15

    May

    Di Mana Batas Kebohongan?

    Suatu siang di jam istirahat DEE sedang mengobrol di kantin dengan tiga orang kawan, Hapsari, Mira dan Rania. Kawan- kawan yang dikenalnya dari beragam kegiatan dan (what a small world) ternyata saling mengenal dan bekerja di gedung- gedung yang saling berdekatan. Mira dan Rania bahkan bekerja di kantor yang sama walau berbeda unit. Di atas meja di hadapan mereka tegeletak sebuah majalah terbitan terbaru yang dibeli Hapsaridi kios majalah dekatkantin. Rania berkata pada Sari, Lihat ya? , katanya sambil meraih majalah tersebut. Hapsari tertawa dan mengangguk. Rania membuka halaman demi halaman majalah yang dipegangnya danberhentidi suatu halaman.Sejenak kemudian dia menggami lengan Mira sambil menunjukkan majalah tersebut. Mira membaca halaman yang ditunjukkan Rania. Dia tampak terce
  • 17

    Apr

    Take it or Leave it

    Suatu siang yang cerah. AKHIR minggu. Suasananya sudah tampak sejak pagi. Di sekitar gedung perkantoran, para pegawai berdandan dengan gaya lebih casual, tidak seresmi hari- hari kerja lain. Dan ah benarkah itu atau hanya perasaannya saja tapi Dee merasa melihat lebih banyak senyum dan bahasa tubuh yang lebih santai pula hari ini… *** Di jam istirahat, Dee berjalan menyebrangi jalan di muka kantornya. Menuju sebuah food court di sebuah gedung, dan ketika dia tiba disana lalu menebarkan pandang, dia temukan yang dia cari. Seorang kawan lama. Gayatri. Sahabat sejak masa sekolah yang memang berjanji akan bertemu dengannya siang ini untuk sekedar melewatkan beberapa saat bersama- sama pada jam makan siang. Dee menghampiri sang kawan, memeluknya hangat dan duduk di meja yang sama.
  • 3

    Mar

    Ayo perbaharui semangat kerja!

    Ada saat- saat dimana seseorang mempertanyakan apakah dia menjalani hidup seperti yang diinginkannya.Spesifik mengenai pekerjaan, ada saat- saat dimana seseorang merasa bosan, terjebak dalam pekerjaannya , tidak bersemangat, atau merasa mendapatkan panggilan lain ( misalnya seseorang yang sekarang bekerja di bagian keuangan suatu perusahaan lalu merasa terpanggil untuk menjadi guru, atau penulis ) . Atau, ada pula orang-orang yang merasa perlu mengganti prioritas dalam hidupnya, dan tidak berfokus melulu pada pekerjaannya.Jika hal- hal tersebut terjadi, sudah tiba saatnya untuk menata kembali hidup, memperbaharui semangat serta menyuntikkan energi baru untuk bekerja.Bagaimana caranya?Ada satu artikel di Harvard Business Review yang berjudul Reawakening Your Passion for Work membahas tenta
  • 2

    Feb

    Rapat yang efektif dan menyenangkan

    Kali ini tentang rapat, atau belakangan ini lebih populer dengan istilah ‘meeting’.Kegiatan yang sangat familiar bagi seluruh orang kantoran. Termasuk bagi pekerja yang “wajib kerja tidak wajib ngantor” , seperti yang konon sudah dicanangkan pak Budiono di detik.com — yang tentunya menggembirakan untuk mas KW dan teman- teman lain di detik — tetap saja acara meeting, rapat akan tetap ada. Yang beda hanya caranya. Jika orang bisa berkantor di mana saja, maka meeting tidak lagi selalu harus face to face, tapi bisa melalui teleconference, atau e-meeting.Bahan presentasi tidak lagi harus ditampilkan di screen lebar di muka ruangan saat semua peserta meeting berada di tempat yang sama, tetapi bisa dikirimkan lebih dulu sebelum meeting ke e-mail address para
  • 11

    Dec

    Kiat bagi Manager untuk Menciptakan Super Team

    Ternyata, dipromosikan menjadi manager itu bukanlah garis finish. Hal tersebut bukan merupakan pencapaian akhir tetapi awal dari suatu perjalanan baru.Dan, tidak semua orang yang merupakan staff yang kompeten dengan prestasi kerja yang baik di kemudian hari akan otomatis menjadi manager yang baik pula.Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan para manager, terutama karena salah satu tugas utamanya adalah me-manage orang-orang dalam sebuah team.Richard Templar dalam buku populer berjudul “The Rules of Management” memberikan satu hal sebagai aturan pertama yang perlu diketahui dan dijalankan oleh para manager.Aturan pertama tersebut adalah :~ Get them emotionally involved ~” Work for something because it is good, not because it stands a chance to succeed”( Vaclav Have
-

Author

Follow Me