• 28

    Feb

    Pendekar Juga Manusia

    “APAKAH pendekar itu bisa nangis?” begitu bunyi SMS yang dikirimkan Dee, beberapa saat setelah dia memposting Eps 24 cersil di padepokan, Hati yang Retak. Episode itu memang menggetarkan, dan mampu membuat siapapun yang punya perasaan halus untuk berkaca-kaca. Mungkin karena episodenya terkesan ‘mellow’ Dee menjadi ragu apakah yang semacam itu bisa dimasukkan dalam cerita silat (cersil). Aku kemudian membalas SMS-nya dan bilang,” Bagian yang paling disuka pembaca di cersil justru adegan cintanya. Terutama yang ada perpisahannya…” Dee, sebagaimana pengakuannya, tak pernah membaca cersil. Satu-satunya cersil yang sementara dibaca adalah Nagabhumi, yang lekat dengan nuansa sastra (karena bukunya lebih tebal dari kitab suci manapun, dipastikan Dee be
  • 11

    Jan

    Cersil: Realita Karya Fiksi

    ADA kegairahan baru di rumahkayu. Kegairahan sehubungan dengan dimulainya proyek baru: membuat cerita silat. Ide membuat proyek ini muncul mendadak. Dan seperti biasa, kami langsung sepakat dalam banyak hal. Termasuk ketika aku mengusulkan agar tema utama cersil yang dipaparkan di padepokan mengacu ke sebuah film Barat. Dee langsung setuju, walaupun dia belum nonton filmnya!! Proyek ini menjadi sangat menarik karena dikerjakan oleh dua orang yang memiliki cara pandang berbeda pada dunia persilatan. Aku (dulu) pecandu cerita silat. Rasa-rasanya aku sudah membaca semua kisah yang ditulis sang maestro Kho Ping Ho, (terutama serial Pulau Es dan keluarga Cin Ling Pai) serta beberapa judul dengan setting Jawa kuno. Aku juga telah membaca beberapa kisah terkenal karya pengarang cersil luar, term
  • 10

    Nov

    Aurora

    Senja dan teh yang mengepul hangat DEE mengaduk gula di dalam cangkir secara perlahan. Ini satu dari sedikit kegiatan yang masih dilakukannya secara manual diantara hal lain yang sudah diotomatisasi. Tidakbagi secangkir teh hangat untuk Kuti. Dee tak pernah merelakan hal tersebut diambil alih oleh mesin. Sejak puluhan tahun yang lalu saat mereka baru menikah sampai hari ini, ketika mereka sudah bercucu, membuatkan secangkir teh bagi suaminya dilakukan Dee atas nama cinta. Tak kan dibiarkannya mesin mengambil alih kegiatan ini. Dee menghampiri Kuti yang sedang membaca berita sore di ruang depan. Di masa kini, berita tak lagi dicetak di lembaran kertas. Kuti saat itu memegang sebuah alat yang sedikit lebih kecil dari telapak tangannya. Dia hanya perlu menyentuhkan ujung jari pada layar a
  • 8

    Apr

    Akankah Penerbangan Tanpa Pilot Dapat Terwujud?

    Malam menjelang. Suara jangkrik terdengar mengisi malam. Dee dan Kuti berada di ruang tengah rumah mereka. Si kecil Pradipta sudah terlelap di kamar sejak beberapa saat yang lalu. Kuti menekan-nekan tombol remote control, mencoba mencari saluran yang menyiarkan acara yang sesuai dengan seleranya. Sementara itu Dee memperhatikan gambar yang berganti- ganti di layar televisi ketika sang suami memindahkan saluran. Acara musik. Berita. Film drama. Lalu ada gambar- gambar binatang dan padang rumput. Kemudian Ah. Gambar beberapa pesawat terbang di televisi membuat Dee teringat lagi pada percakapan yang terjadi saat liburan keluarga di sebuah rumah di tepi pantai. Percakapan yang terbangun karena mereka mengobrol tentang posting bergaya futuristik yang dibuat Dee dan Kuti. Tentang mobil mung
  • 5

    Apr

    Can't Help Falling in Love

    Cuaca cerah secerah hati setelah menikmati hari libur. KUTI mengemudikan mobil dengan tenang. Dee duduk di sebelahnya. Si kecil Pradipta terlelap di kursi belakang mobil. Mereka bertiga sedang dalam perjalanan pulang. Liburan yang menyenangkan baru saja dilalui oleh keluarga dari rumah kayu. Selama beberapa hari terakhir ini mereka berkumpul bersama di sebuah rumah yang berada tak jauh dari garis pantai. Tempat yang menyenangkan. Pemandangan yang indah. Dan yang terpenting, suasana yang hangat merajut kedekatan rasa diantara saudara. Tiga keluarga dengan enam orang anak berkumpul saat liburan kemarin. Berbagai acara mereka lalui bersama. Beragam cerita dibagi. Dan… Sebuah pesawat melintas di langit di atas mereka. Saatmemperhatikan pesawat yang melintas tersebut, Dee teringat pa
-

Author

Follow Me