Mengapa Kita Terlewatkan?
Posted On 17 Oct 2009 By rumahkayu. Under love letter.
Hujan baru saja reda.
WANGI tanah basah menyebar di sekitar rumah kayu.
Dengan senang hati Dee menghirup wangi itu. Sebelumnya, sesorean tadi, dia menikmati turunnya titik- titik gerimis.
Dee menyukai gerimis yang indah. Dia juga menyukai keharuman yang menyebar dari tanah ... Read More
9 Comments
Siapa suruh jadi miskin?
Posted On 06 Sep 2009 By rumahkayu. Under love letter.
Kemiskinan bukan pilihan. Kemiskinan adalah keterpaksaan.
SEMUA orang pasti tak suka menjadi miskin. Namun banyak yang terpaksa menjalani (dalam konteks tulisan ini, miskin dalam kaitan dengan harta benda, dan bukannya jiwa).
Kemiskinan juga menjengkelkan. Menjengkelkan bagi mereka yang miskin, dan menjengkelkan ... Read More
7 Comments
Kartini dan kebebasan itu…
21 April di rumah kayu.
Dee membiarkan jemarinya menari di atas barisan huruf- huruf pada keyboard komputernya. Dia sedang memenuhi permintaan Kuti untuk meneruskan apa yang telah ditulisnya tadi.
21 April, pikir Dee. Apa kata yang selalu muncul di kepala saat ... Read More
3 Comments


