• 17

    Aug

    Pahlawan Tanpa Tanda Jasa ( Yang Memang Tak Dikehendakinya )

    17 Agustus. DAN aku tiba- tiba teringat pada almarhum Bapak mertuaku.Almarhum adalah seorang veteran pejuang 45. Yang menjelang berpulang, justru berpesan agar makamnya tak diberi bertanda apapun untuk menandai jasa- jasanya. Ini yang membuatku terkesan. Sekian tahun mengenalnya setelah aku menikah dengan anaknya — suamiku — aku memahami, darimana asal faham kesederhanaan dan kerendahhatian yang juga dianut oleh suamiku. Dia mewarisi dari orang tuanya. Ibu dan Ayahnya. Ayah mertuaku, termasuk orang yang ‘dituakan’ di lingkunganya. Selain veteran pejuang 45, juga pernah memangku beberapa jabatan yang oleh banyak orang di jaman itu bisa (dan akan) dimanfaatkan untuk kepentingan diri sendiri. Dan ini tidak dilakukan oleh mertuaku. Beliau memilih jalan bersih dan luru
  • 18

    Aug

    68 Tahun Kemerdekaan: Benarkah Hati Kita Juga Sudah Merdeka?

    Hari Merdeka… Nusa dan Bangsa… HATI Dee tergetar. Sungguh. Dia kenal lagu itu sejak dia kecil, tentu. Dan lagu itu tak pernah gagal menggetarkan hati. Di televisi, berulang kali pada Hari Kemerdekaan tahun ini, seperti juga tahun- tahun sebelumnya, dia mendengar lagu itu diputar, diperdengarkan. Pada upacara- upacara. Pada beragam acara. Dee tersenyum, sambil matanya berkaca- kaca. Diberitakan pula di layar kaca bahwa di suatu daerah para pelanggar lalu lintas di hari kemerdekaan ini mendapatkan ‘ hadiah istimewa ‘, diminta menyanyikan lagu Hari Merdeka ciptaan H. Mutahar itu. Tujuh belas Agustus tahun empat lima Itulah hari kemerdekaan kita… Hari Merdeka Nusa dan Bangsa… Gambar: humas.kemsos.go.id Merdeka? Apa arti merdeka? Saat dia kecil dan duduk
-

Author

Follow Me