• 9

    Jul

    Simulasi Pemilihan Presiden Diselenggarakan di Sebuah Sekolah Dasar

    * Ditulis oleh blogger tamu: Radit, 10 tahun, kelas 6 SD Saat duduk di kelas 4, saya melakukan simulasi Pilpres yang dilakukan semirip-miripnya dengan Pilres yang asli di sekolah. Seluruh murid kelas 4 yang terbagi dua kelas yaitu 4P dan 4M melakukan persiapan yang serius. Beginilah ceritanya: Pada suatu hari, guru Bahasa Indonesia kami mengumpulkan kami semua di koridor utama dan berkata, “Anak-anak, kita akan melakukan simulasi pilpres”. Kami semua bersorak karena sudah lama ingin melakukan proyek drama seperti ini. Kami lalu kembali ke kelas dan memilih siapa yang akan dicalonkan. Akhirnya terpilihlah Sabila sebagai perwakilan kelas 4P dan Taskhi sebagai perwakilan kelas 4M. Guru Bahasa Indonesia kami lalu menjelaskan cara kerja pilpres dan bahwa pilihan kita adalah sebuah
  • 18

    Mar

    Megawati, Jokowi, Xerxes dan Racun Dendam

    SEBERAPA besar dampak sebuah dendam? Film 300: Rise of an Empire mungkin bisa memberi penegasan. Bahwa dendam bisa mengakhiri, juga mengawali sebuah bangsa. Gara-gara ayahnya tewas dibunuh oleh orang Yunani, Xerxes yang awalnya pengecut berubah seratus delapan puluh derajat menjadi sosok yang bengis dan tak mengenal ampun. Yang ada di benak Xerxes adalah membalas dendam. Dengan membunuh semua penduduk Yunani dan membungihanguskan negeri para dewa itu. “For glorys sake, for vengeances sake, WAR!” Begitu ucapan Xerxes. Dendam pula yang membuat Artemisia mengkhianati darah dan tanah kelahirannya. Ketika masih kecil, dia melihat bagaimana ayahnya dibunuh dan ibunya diperkosa oleh sesama orang Yunani. Dia kemudian dijadikan budak dan selama betahun-tahun diperkosa di sebuah kapal
  • 8

    Jul

    Pemilu, bunga rumput dan cinta

    Do not think that love, in order to be genuine, has to be extraordinary. What we need is to love without getting tired ( Mother Teresa ) DEE membuka mata di pagi hari dan dengan senang didapatinya bahwa dia berada dalam pelukan suaminya. Satu hal yang selalu membahagiakan hatinya adalah terbangun dalam pelukan suami yang dicintainya. Dee tidak segera turun dari tempat tidur. Hari ini hari libur, karena adanya Pemilu. Dan mereka tak memiliki acara khusus selain pergi ke TPS pagi ini. Karenanya Dee tak merasa perlu tergesa- gesa. Dibenamkannya kepalanya ke dada sang suami dan dipejamkannya matanya, menikmati rasa hangat di hati. Kuti yang juga sudah bangun menyambut kemanjaan sang istri dengan mempererat pelukan dan membelai- belai istrinya. Dan… Dee mencatatnya dalam hati sebaga
-

Author

Follow Me